Category: Pilihan Redaksi
  • Didi Kempot Meredam Toxic Masculinity

    Didi Kempot Meredam Toxic Masculinity

    /
    /

    Tetiba di timeline media sosial anda muncul video lelaki menangis sambil nonton konser Didi Kempot. Kamu seketika itu jijik, ilfil, bahkan kedua jari anda mengetik hujatan di kolom komentar “lelaki kok nangis”. Besok harinya, tak sengaja timeline mu kembali kedatangan video cuplikan Ngobam Ghofar Hilman X Didi Kempot. Seusai bincang-bicang, Lord Didi menyanyikan lagu yang […]

    Selengkapnya »

  • Ngaji Sambil Nglawak? Rahasia Beragama dengan Santun

    Ngaji Sambil Nglawak? Rahasia Beragama dengan Santun

    /
    /

    Obrolan singkat saya bersama Pak Man, sebut saja begitu. Beliau adalah juru parkir sekolah anak saya, yang kebetulan rumahnya tidak jauh juga dari rumah kami. “Bu, besok ada Kyai ‘Qulhu wae Lek’, ngaji lagi di masjid dekat sini loh”, Dengan hanya menyebut Kyai ‘Qulhu wae Lek’, semua seakan paham siapa yang dimaksud. Iya, itu kyai […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (6)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (6)

    /
    /

    -6-Sekolah dan Negara Dua hal dari masa kecilku yang membuatku tumbuh dan terus bergerak, tetapi terasa mengganggu, yaitu bendera dan nasyid.Aku ingat dengan baik bagaimana pandanganku tentang bendera. Bendera hanyalah sepotong kain yang berwarna, tetapi tidak memiliki makna. Siapapun tentu saja bisa berpendapat bahwa, “Merah menunjukkan darah syuhada yang mengalir ketika mempertahankan kemerdekaan Mesir, hitam […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (4 & 5)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (4 & 5)

    /
    /

    – 4 –Ke Kairo Kami meninggalkan Zaqaziq dan pindah ke Cairo. Ketika pindah, pangkat Ayah adalah kapten angkatan bersenjata. Maka, kami pindah dan tinggal di perumahan untuk para perwira militer yang terletak di Nasr city. Saat itu usiaku belum genap 8 tahun. Aku meninggalkan kota yang keempat penjurunya adalah perkampungan, untuk memasuki kota lain yang […]

    Selengkapnya »

  • Rumi: Ramadan, Hari Raya Untuk Kita

    Rumi: Ramadan, Hari Raya Untuk Kita

    /
    /

    Kehidupan manusia pada hakikatnya selalu berjalan dengan atau tanpa adanya kita di dalamnya. Salah satu penanda serta alarm kehidupan manusia adalah bergantinya satu bulan ke bulan lainnya, baik itu menurut penanggalan Hijriah ataupun Masehi. Dalam penanggalan Hijriah terdapat satu bulan bernama Ramadan dan bulan itulah satu-satunya bulan yang disebut dalam Al-Qur’an sebagaimana telah termaktub dalam […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan (Part 3)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan (Part 3)

    /
    /

    – 3 –Salsabil Kutinggalkan tape yang berada di ruang utama apartemen kecil kami. Aku berjalan menuju ke salun, sebuah ruangan kecil yang tertutup, ke sebuah alat menakjubkan, seperti televisi. Tetapi tanpa wajah artis yang keluar dari layar tabungnya. Komputer terbaru XT100, sebelum Pentium. Komputer yang menggunakan dose, sebelum windows. Tak pernah sekalipun aku temukan komputer […]

    Selengkapnya »

  • Rabi’ah Adawiyyah, Ibu Para Sufi

    Rabi’ah Adawiyyah, Ibu Para Sufi

    /
    /

    Pusara berbungkus kain putih memanjang dengan hiasan bunga serta aroma wewangian yang sangat tajam menyeruak begitu saja dari dalam makam Sayyidah Rabi’ah Adawiyah. Ya, memori berziarah ke makam ibu para sufi ini masih saya rekam dengan baik hingga hari ini. Selain di Kairo, konon makam sayyidah Rabi’ah juga berada di Jerussalem dan Basrah. Entahlah, kabar […]

    Selengkapnya »

  • Hal-Hal yang Mubah dalam Berpuasa

    Hal-Hal yang Mubah dalam Berpuasa

    /
    /

    Pertanyaan: Apakah boleh bagi seorang perempuan menggunakan wewangian atau parfum juga memakai make up di bulan Ramadhan? Jawab: Boleh saja orang yang berpuasa memakai sesuatu dari wewangian. Khususnya ketika dalam keadaan butuh atau terbiasa memakai wewangian di tangan atau pakaiannya. Sebagaimana juga membuat rumah wangi dengan parfum atau semprotan wewangian, maka semua itu tidak ada […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan (Part I)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan (Part I)

    /
    /

    Part I Aku mulai mencari dalam setiap lipatan kenanganku yang panjang hingga akhirnya kutemukan langkah pertama yang harus kuambil. Apa yang orang bilang sebagai Islamis, atau dengan kata lain, perasaan yang berbeda, perasaan istimewa dibanding siapapun yang ada di sekelilingnya. Aku mulai bertanya; adakah di antara kita, yang mendapatkan label islamis -atau yang seperti itu-, […]

    Selengkapnya »

  • Bianglala

    Bianglala

    /
    /

    cerpen Akhiriyati Sundari Malam menggantung pucat di puncak pekat. Begitu kecil begitu sipit cahaya tercurah dari arah bulan sabit, menyirami  jalan setapak menuju pondok, sedikit-sedikit. Dari arah selatan, kesiur angin laut menampar wajah seorang remaja perempuan, mencubit-cubit kulitnya hingga merekahkan gigil. Hendak ia percepat langkahnya saat melewati samping kiri tanah kebun luas yang ditanami rimbun […]

    Selengkapnya »