Category: Islamic Parenting
  • Kita Sering Lupa Trauma Orang Tua

    Kita Sering Lupa Trauma Orang Tua

    /
    /

    “Inget, Ra, telur kalau pecah tuh udah gak ada harganya,” ujar ibu yang senantiasa menasehatiku dengan analogi telurnya.   Aku sering sekali mendengar banyak forum yang mengangkat isu tentang mental health sebagai wujud kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap hal tersebut. Seminar, film, diskusi, dan beragam jenis kampanye lainnya untuk menyuarakan isu ini. Anak muda menjadi salah […]

    Selengkapnya »

  • Beban Ganda Orang Tua di Masa Pandemi

    Beban Ganda Orang Tua di Masa Pandemi

    /
    /

     “Selamat petang ayah bunda, mengingatkan kembali bahwa ananda besok pagi akan melangsungkan pembelajaran melalui media Zoom ya…” begitu pesan singkat di Grup Whatsapp wali murid menjelang petang. Luar biasa! dampak pandemi memang tidak sepele, bukan hanya urusan makro yang mengancam negara dan dunia, tapi juga menyusup lalu menyergap urusan mikro; rumah tangga, keluarga, sampai pribadi. […]

    Selengkapnya »

  • “Speech Delay Warning” pada Anak; Sebuah Pengalaman Pribadi

    “Speech Delay Warning” pada Anak; Sebuah Pengalaman Pribadi

    /
    /

    Anak kedua saya namanya Ishqiya. Anak perempuan yang ceria, tidak mudah marah, kalau jatuh langsung bangun sendiri tanpa harus meminta bantuan orang lain atau memanggil saya ibunya. Ishqiya juga terbiasa menaruh sandal di tempatnya, lebih suka makan sendiri, dan banyak cerita kemandirian yang lain. Anak perempuan saya ini tergolong anak yang santuy, tidak pernah ngotot […]

    Selengkapnya »

  • Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

    Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

    /
    /

    Photo by Rebecca Zaal from Pexels Bila anak bertanya seperti ini, sebenarnya jawabannya mudah saja. Sebagai orang Islam, kita wajib meneladani Nabi Muhammad SAW. Teladan yang beliau berikan kepada umat Islam dalam hal pergaulan sosial adalah untuk menjalin hubungan baik dengan semua orang, tanpa memandang latar belakang yang bersangkutan, entah itu keturunan, kekayaan, atau agamanya. […]

    Selengkapnya »

  • Mendampingi Anak Belajar di Rumah

    Mendampingi Anak Belajar di Rumah

    /
    /

    Photo by August de Richelieu from Pexels Saya dan suami sudah terbiasa mendampingi anak-anak belajar di rumah. Jadi memang tidak terlalu banyak perubahan di rumah tangga kami perkara belajar. Entah belajar daring atau luring. Dalam tulisan ini saya mencoba merefleksikan  pengalaman kami. Dua hal penting bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar: Menentukan ekspektasi dan […]

    Selengkapnya »

  • Bagaimana sih Menjadi Orang Tua yang Baik Itu?

    Bagaimana sih Menjadi Orang Tua yang Baik Itu?

    /
    /

    Bila anda tercebur atau menceburkan diri ke dunia kepengasuhan anak, cepat atau lambat anda akan menyadari situasinya tak jauh beda dengan situasi pilpres atau suporter sepak bola. Ada kubu-kubu berbeda pandangan dengan pendukung garis keras masing-masing.  Ada kubu breastfeeding vs formula feeding, ada kubu bobok bareng anak vs anak bobok sendiri, ada kubu gendong-bayi-sering-sering vs […]

    Selengkapnya »

  • Aktivitas Seru Bersama Anak di Rumah Saat Karantina Covid-19

    Aktivitas Seru Bersama Anak di Rumah Saat Karantina Covid-19

    /
    /

    Memasuki masa karantina terkait covid-19 di beberapa daerah, pastinya sebagai orang tua kita dituntut untuk mencari ide sebanyak-banyaknya untuk mengisi aktivitas di rumah. Sayang banget donk jika hanya diisi dengan kegiatan membosankan dan membahayakan anak seperti gadget saja. Terlebih jika kondisi ini kita gunakan sebagai hari keluarga, alias memperkuat bonding antar anggota keluarga baik ayah, […]

    Selengkapnya »

  • Prasangka dan Anak-anak

    Prasangka dan Anak-anak

    /
    /

    Ada yang menganggap anak kecil tak mungkin berprasangka atau bersikap rasis. Banyak orang, disadari atau tidak, masih menganut teori tabula rasa: anak lahir bagai kertas putih tak bernoda. Apa pun yang ada pada diri anak, entah itu sikap, perilaku, kepribadian dipandang pasti timbul gegara pengaruh lingkungan, entah itu pola asuh atau hasil meniru orang dewasa […]

    Selengkapnya »

  • Pohon Apakah Kamu?

    Pohon Apakah Kamu?

    /
    /

    Anak pertama saya baru bisa berjalan di usia 14 bulan, anak kedua malah 22 bulan. TerlambatMereka juga baru bisa mengucapkan kata-kata pertama pada usia kurang lebih dua tahun. Lagi-lagi, terlambat. Apakah sebagai orangtua kami tidak khawatir? Sangat. Pada awalnya.Sebagai orangtua baru, kami kerap dihantui pertanyaan: apakah ada yang salah? Apakah kami kurang memberi makan? Atau […]

    Selengkapnya »