Category: Fiksi
  • Kuncup Mawar Merah

    Kuncup Mawar Merah

    /
    /

    Matahari menyongsong pagi Tanda kami harus menutup kuncup, tapi apakah harus menutup kuncup? Tak bisakah kita tetap membuka kuncup sesuka hati? Sang lebah terlihat bolak-balik menunggu sang kuncup Tak peduli bagaimana perasaan kuncup berusaha menjaga sarinya Karena kuncup tak ingin kembali sakit karena sang lebah sang lebah yang hanya menginginkan sari, bukan kuncup Air mata […]

    Selengkapnya »

  • Luka yang Tersembunyi

    Luka yang Tersembunyi

    /
    /

    . gadis kecil punya memori dekil laki-laki dewasa memelukkan wajah di kemaluannya suatu ketika di mana tempatnya masih lekat di ingatannya juga siapa dan bagaimana . sialnya setiap dia memejam coba mengingat apa yang terjadi sebelumnya yang ia temui hanya ruang kosong dan gelap ia putuskan mengisi ruangan itu dengan cerita baru yang ia karang […]

    Selengkapnya »

  • CERITA LALU (tak) BAIK-BAIK

    CERITA LALU (tak) BAIK-BAIK

    /
    /

    Malam itu tak biasanya aku sulit terlelap. Bawaan bayi mungkin, karena akhir-akhir ini tubuhku makin terasa tak nyaman. Perutku terus menggelembung, namun bagian tubuh lainnya tidak. Bila dipandang dari belakang maupun wajah, aku tetap Fey yang dikenal orang-orang. Dari balik tirai jendela kulihat bulan tak tampak karena mendung begitu pekat. Kulihat jam dinding. Pukul 22.15. […]

    Selengkapnya »

  • Siasat Semesta

    Siasat Semesta

    /
    /

    “Gaes, waktuku tinggal sebentar. Kalau aku udah nggak kuat, nggak apa-apa ya kalau aku menyerah. Aku titip Alya dan anak-anak”. Sebuah pesan sekilas muncul di fitur lock screen ponselku. Apa lagi ini? Nggak usah bercanda deh, Ben. Ini nggak lucu, beneran nggak lucu. Rutukku dalam hati. Mataku kembali menelusuri laman jadwal beberapa listing AirBnB yang […]

    Selengkapnya »

  • Ibu Seorang Pembunuh

    Ibu Seorang Pembunuh

    /
    /

      Seorang perempuan tua bersimpuh di atas lantai. Tubuhnya menolak ketika petugas hendak memapahnya menuju kursi saksi. Ia bersikukuh meminta hakim menghentikan sidang. Randu Agung yang duduk di sebelah kanan—di samping pengacara yang disediakan negara untuk rakyat miskin—tersenyum kecut. “Sebagai ibu dari terdakwa sekaligus saksi dalam sebuah peristiwa, bisakah Ibu menceritakan seluruh kejadian dengan sebenar-benarnya […]

    Selengkapnya »

  • Kehendak Cinta

    Kehendak Cinta

    /
    /

    Ini malam terakhir kamu di kotaku, makan malam ini seharusnya kita habiskan dengan cara-cara membahagiakan. Bukan untuk memperdebatkan hal yang sama tanpa ada ujungnya. “Ibu”, aku menatapmu. Mata kita bertemu. “Mama masih punya Papa dan kedua adikmu. Sedangkan ibuku?” Kamu tahu betul bagaimana perasaanku setiap kali menyebut nama .bu dalam perbincangan kita. *** Di rumah, […]

    Selengkapnya »

  • Lidah Ibu

    Lidah Ibu

    /
    /

    Cerpen: Artie Ahmad   Di dapur rumah, pagi belum benar-benar datang ketika ibu akan tenggelam di balik rutinitas menanak nasi dan sibuk meracik sayur mayur. Lengking jerit teko berisi air mendidih akan meningkahi bunyi pisau yang beradu dengan talenan. Lalu bunyi kucuran air akan membuat semerbak aroma kopi, menguar menjalar masuk ke kamar tidurku yang […]

    Selengkapnya »

  • Vespa PX Mbah Baweh

    Vespa PX Mbah Baweh

    /
    /

     Cerpen Khilma Anis Setiap kali bersitegang dengan suamiku, segera kugendong anakku dan menaiki motor menuju pantai Parangkusumo. Aku lahir dan besar di Rembang. Menikah dengan laki-laki orang asli Bantul sementara aku tidak punya sanak keluarga di sini, jadilah seluruh kegalauan kutumpahkan di pantai ini. Hangat pasir, biru air laut, saujana terbentang samudera, dan debur ombaknya […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (8)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (8)

    /
    /

    -8-Kepahlawanan Thariq dan Ghulam Sejak computer masuk ke dalam rumah, bukan hanya nasyid yang menemani hari-hariku. Terutama setelah computer di rumah berganti dengan computer baru berpentium 2, yang bekerja dengan menggunakan windows. Pameran buku Internasional pun tidak lagi hanya menjual buku-buku dan kaset. Ada banyak stand yang menjual cd. Dari CD Al-Qur’an dengan berbagai bacaan […]

    Selengkapnya »

  • Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (7)

    Yauman Ma Kuntu Islamiyan Part (7)

    /
    /

    Pameran Buku Syekh Ahmad berjuang meyakinkan Ayah untuk mengizinkannya mengajak kami, aku, saudaraku, juga anak-anak kecil lainnya untuk pergi ke Ma’radh Kutub Dauliy, Pameran buku Internasional. Sebuah perjuangan yang tidak mudah. Pameran buku ini membuatku takjub, karena untuk pertama kalinya aku melihat pameran buku sebesar ini. Sangat besar. Sebelum berangkat, Syekh Ahmad membaca doa, berdzikir, […]

    Selengkapnya »