Author: Rika Iffati Farihah
  • Bangsa yang Terbelah: Menyoal “Jasa” Abu Janda

    Bangsa yang Terbelah: Menyoal “Jasa” Abu Janda

    /
    /

    Beberapa waktu lalu saya tercengang menyaksikan lini masa twitter saya. Mbak Alissa Wahid, putri Gus Dur dan koordinator nasional Jaringan Gusdurian, diserang oleh banyak pihak terkait pernyataan beliau di beberapa media online mengenai Permadi Arya yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Janda. Saat itu pas banget saya sedang membaca buku “Matinya Kepakaran” oleh Tom Nichols. […]

    Selengkapnya »

  • The Righteous Mind: Membongkar Fitrah Manusia

    The Righteous Mind: Membongkar Fitrah Manusia

    /
    /

    Entah kalau Anda, tapi saya merasa bahwa sejak Pilpres 2014 ada sesuatu yang berbeda dalam situasi kebangsaan kita. Mungkin itu juga disebabkan berkembangnya teknologi informasi, internet, dan  media sosial. Beberapa tahun belakangan, seolah ada garis imajiner yang memecah masyarakat menjadi dua: pendukung capres A dan pendukung capres B. Situasi berlanjut hingga Pilpres 2019 dan tidak […]

    Selengkapnya »

  • “Sweet Home”, Monster dalam Diri Kita

    “Sweet Home”, Monster dalam Diri Kita

    /
    /

    Sebenarnya ini tontonan coba-coba. Horor bukan genre favorit saya. Saya malah kerap tak habis pikir kenapa orang mau membayar tiket bioskop hanya untuk ditakut-takuti genre film ini. Dulu gara-gara nonton The Ring versi jepang, sempat tidak berani menatap layar TV yang sedang mati. Takut ada Sadako muncul. Untungnya, Sweet Home bukan film horor macam itu. […]

    Selengkapnya »

  • Andreas Harsono: Jika Jurnalisme Bermutu, Demokrasinya Baik

    Andreas Harsono: Jika Jurnalisme Bermutu, Demokrasinya Baik

    /
    /

      Pada momen Temu Nasional Penggerak GUSDURian (TUNAS) Tahun 2020 yang diselenggarakan secara daring (Rabu, 9 Desember 2020), Andreas Harsono menyampaikan pandangannya terkait dengan kondisi jurnalisme di Indonesia. Ia menilai jurnalisme saat ini mengalami banyak tantangan, mulai dari kualitas jurnalismenya hingga keterlibatan publik dalam proses jurnalisme. Fenomena melemahnya jurnalisme ini bukan hanya terjadi di Indonesia […]

    Selengkapnya »

  • Menjelajah Dunia bersama Jared Diamond dalam Bedil, Kuman & Baja

    Menjelajah Dunia bersama Jared Diamond dalam Bedil, Kuman & Baja

    /
    /

    Saya pernah dijadikan kelinci percobaan untuk praktikum tes Rorschach kakak angkatan zaman masih S-1. Dari jawaban-jawaban saya saat disodori lembar-lembar bernoda tinta yang konon mampu menyingkapkan kepribadian kita itu, dia menyimpulkan: “kamu tuh kurang perhatian pada detail ya?” Meski validitas tes semacam Rorschach masih diperdebatkan dalam ilmu psikologi, tapi kali itu pengamatan si kakak angkatan […]

    Selengkapnya »

  • Dunia Mental yang Beragam

    Dunia Mental yang Beragam

    /
    /

    Temple Grandin adalah seorang dosen ilmu hewan dan konsultan peternakan. Dia  telah menulis lebih dari 60 artikel jurnal ilmiah mengenai perilaku hewan. Dia juga gigih menyerukan perlakuan manusiawi terhadap hewan ternak. Pada tahun 2010, Grandin masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi Time 100. Perempuan kurus ini selalu mengatakan bahwa dia tidak […]

    Selengkapnya »

  • Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

    Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

    /
    /

    Photo by Rebecca Zaal from Pexels Bila anak bertanya seperti ini, sebenarnya jawabannya mudah saja. Sebagai orang Islam, kita wajib meneladani Nabi Muhammad SAW. Teladan yang beliau berikan kepada umat Islam dalam hal pergaulan sosial adalah untuk menjalin hubungan baik dengan semua orang, tanpa memandang latar belakang yang bersangkutan, entah itu keturunan, kekayaan, atau agamanya. […]

    Selengkapnya »

  • Sains yang Tidak Kering : Ulasan Buku “Gen”

    Sains yang Tidak Kering : Ulasan Buku “Gen”

    /
    /

    Orang kerap menganggap sains itu kering. Kurang punya “sisi manusiawi.” Membaca tema sains sering dikira hanya melibatkan aspek berpikir rasional tanpa menimbulkan rasa hangat atau ragam emosi lain seperti saat kita membaca sastra. Sebenarnya tidak juga. Buku “Gen” karya Siddharta Mukherjee ini termasuk yang berhasil menautkan aspek-aspek ilmiah dengan aspek human interest. Baru kali ini […]

    Selengkapnya »

  • The Matrix Experience: Hiduplah Sederhana Agar yang Lain Bisa Hidup

    The Matrix Experience: Hiduplah Sederhana Agar yang Lain Bisa Hidup

    /
    /

    Saya membuat istilah the matrix experience untuk  menyebut momen sejenis pencerahan, seperti Neo dalam film the Matrix ketika dia menyadari bahwa agen-agen yang menyerangnya hanyalah sekumpulan kode, bahwa peluru yang menyasar jantungnya juga hanya sekumpulan kode. Kumpulan kode tak berbahaya, yang bisa dikendalikannya. Saya mengalami ini setelah menonton film pendek “The Story of Stuff” karya […]

    Selengkapnya »

  • Bagaimana sih Menjadi Orang Tua yang Baik Itu?

    Bagaimana sih Menjadi Orang Tua yang Baik Itu?

    /
    /

    Bila anda tercebur atau menceburkan diri ke dunia kepengasuhan anak, cepat atau lambat anda akan menyadari situasinya tak jauh beda dengan situasi pilpres atau suporter sepak bola. Ada kubu-kubu berbeda pandangan dengan pendukung garis keras masing-masing.  Ada kubu breastfeeding vs formula feeding, ada kubu bobok bareng anak vs anak bobok sendiri, ada kubu gendong-bayi-sering-sering vs […]

    Selengkapnya »