Author: Nur Kholilah Mannan
  • Perjalanan Tak Biasa di Buku “Berdiri di Kota Mati”

    Perjalanan Tak Biasa di Buku “Berdiri di Kota Mati”

    /
    /

    Kisah perjalanan ini membuat saya yakin pada makna bait syair Imam Syāfi’ī dalam Dīwannya (kitab yang berisi biografi orang nomor satu dalam madzhab Syafi’iyah); سافر تجد عوضا عمن تفارقه # وانصب فإن لذيذ العيش فى النصب “Bepergianlah (dari tanah lahir)mu, pasti kau temukan pengganti dari apa yang kau tinggalkan. Dan Berusahalah sekuat tenaga (untuk mencapai […]

    Selengkapnya »

  • Pendidikan Calon Pengantin

    Pendidikan Calon Pengantin

    /
    /

    Pendidikan tidak melulu soal sekolah tinggi karena pendidikan itu ada pada jiwa bukan titel atau gelar. Pendidikan memang tidak menjamin kesuksesan tapi orang tua yang berpendidikan tahu ke mana anaknya akan diarahkan. Mungkin pembaca bisa menyensus 10 keluarga yang orang tuanya berpendidikan minimal strata satu dan 10 keluarga dengan orangtua berpendidikan di bawah itu, lalu […]

    Selengkapnya »

  • Ukh, Berikut Amunisi Jomlo Yang Paling Ampuh Menurut Ulama

    Ukh, Berikut Amunisi Jomlo Yang Paling Ampuh Menurut Ulama

    /
    /

    Status jomlo selalu menjadi bahan bullying yang kadang berujung pada perasaan ciut dan kerdil dalam hati si korban bully. Mengenai definisi jomlo menurut pandangan saya, istilah dalam KBBI tidak mewakili makna yang seharusnya. Yang pertama kali muncul dari pengertian jomlo adalah gadis tua, pengertian yang menurut saya hampir salah total karena jejaka yang belum menikah […]

    Selengkapnya »

  • Memaknai Kalimat ‘La Taghdab’, Jangan Marah !

    Memaknai Kalimat ‘La Taghdab’, Jangan Marah !

    /
    /

    Kalimat ini layaknya judul buku yang sempat marak di timeline medsos, lā tahzan, jangan bersedih. Larangan semacam ini seakan melarang seseorang untuk merasa, merasa suka, merasa cinta atau merasa senang dan sedih, padahal mustahil mencegah seseorang untuk merasa (apapun) karena manusia terlahir dengan rasa yang tak dapat dikendalikan pikiran. Ya, rasa (feeling) bukan wilayah manusia […]

    Selengkapnya »

  • Cahaya Ilmu dari Para Ulama

    Cahaya Ilmu dari Para Ulama

    /
    /

      Buku yang saya pegang ini termasuk buku yang masih hangat, baru dicetak awal bulan Juni tahun ini. Bukannya saya seorang bibliophile apalagi bibliomania, saya hanya memanfaatkan waktu pre order yang biasanya harga dipasang miring dari pada harga aslinya. Penulisnya, KH. Husein Muhammad adalah salah seorang ulama perempuan yang sangat produktif. Bagaimana tidak, ketika masa […]

    Selengkapnya »

  • Suami atau Orang Tua?

    Suami atau Orang Tua?

    /
    /

    Sependek –atau sejauh- ini tak jarang saya menerima keluhan perempuan tentang rumah tangga mereka. Meski saya bukan anggota HAM atau komnas perempuan tapi naluri kemanusiaan saya meronta ketika mendengar keluhan yang mereka sampaikan (sekaligus naluri kejombloan bergidik ngeri pada laki-laki misoginis).Seperti saudara saya fillah, dilarang oleh suaminya untuk mengunjungi orang tuanya dalam waktu yang relatif […]

    Selengkapnya »