Author: Nur Kholilah Mannan
  • Apakah Kita Sudah Merdeka? Sebuah Refleksi Dari Perempuan

    Apakah Kita Sudah Merdeka? Sebuah Refleksi Dari Perempuan

    /
    /

    Dalam KBBI merdeka adalah bebas dari perhambaan, penjajahan dan semacamnya, seperti berdiri sendiri, terlepas dari tuntutan, tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu, leluasa. Ada relasi kuasa yang disalahgunakan. Secara konstitusional kita merdeka, yakni lepas dari penjajahan yang dulu menjadi problem terbesar Negara kita Indonesia. Tidak ada Belanda, Jepang atau Negara lain yang […]

    Selengkapnya »

  • Silaturrahmi; Usaha Memanjangkan Usia

    Silaturrahmi; Usaha Memanjangkan Usia

    /
    /

    Selamat Hari Idul Adha, untuk semua sahabat yang merayakannya. Hari raya atau lebaran memiliki ciri khas silaturrahmi, berkunjung ke sanak keluarga dan teman, yang tujuannya sangat beragam, bisa untuk minta maaf, atau sekedar mengikuti adat para tetua yang tak boleh ditinggalkan, atau hanya untuk menghilangkan penat karena hari-hari lain harus fokus bekerja. Pasalnya agama membenarkan […]

    Selengkapnya »

  • Menyikapi LGBT

    Menyikapi LGBT

    /
    /

    Akhir-akhir ini isu LGBT –yang oleh sebagian ditambah dengan Q/Queer- kembali mengemuka, minggu kemarin sempat jadi topik populer di beranda twitter. Seperti biasa, secara umum ada dua kubu pro-kontra, mendukung penuh secara mutlak LGBT, baik orientasi atau sikap yang lahir dari orientasi tersebut dengan dalih Hak Asasi Manusia. Dan kubu yang menentangnya secara totalitas. Sikap […]

    Selengkapnya »

  • “Rufqah” dalam Perjalanan Perempuan

    “Rufqah” dalam Perjalanan Perempuan

    /
    /

    Minggu lalu (16/02/2022 M- 15 Rajab 1443 H) majalah Shaut Al-Azhar melansir pandangan Syekh Ahmed Thayyeb tentang perempuan. Di antaranya perihal hukum perempuan bepergian tanpa mahram. Dalam tulisan itu diperbolehkan dengan syarat “rufqah ma’munah” yang kemudian diterjemahkan dengan “teman yang dipercaya” oleh Sanad Media dalam poster yang diunggah di media sosialnya waktu itu. Alih bahasa […]

    Selengkapnya »

  • Logika Guru (digugu lan ditiru)

    Logika Guru (digugu lan ditiru)

    /
    /

    Sebelum mulai mengaji kitab saya membiasakan anak-anak berkenalan dulu dengan muallif-nya, berharap batin mereka tersambung dengan muallif (penulis) kitab. Tentu itu akan menambah kekhusyuan mereka dalam mengaji dan mengkaji. Bukankah tidak kenal maka tak sayang? Dan malam ini saya memperkenalkan Syekh Hasyim Asy’ari al-Jumbani. Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, etika seorang yang berilmu dan yang mencari […]

    Selengkapnya »

  • Urgensi Turast dan Keberlanjutannya di Nusantara (II)

    Urgensi Turast dan Keberlanjutannya di Nusantara (II)

    /
    /

    Diakui atau tidak, menekuni kajian warisan ulama (turast) merupakan pekerjaan yang tidak cukup seksi untuk para peneliti apalagi kaum milenial yang berciri khas serba instan. Namun ada benarnya kita mengingat ungkapan Bung Karno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri” Itulah salah satu alasan tim Lajnah Turast Ilmi (LTI) lisyaikhinan […]

    Selengkapnya »

  • Pameran Sejarah dan Turast Syaikhuna Khalil; Pemantik Minat Filolog Nusantara (I)

    /
    /

    Hari Rabu-Jumat tanggal 24-26 November 2021 maqbarah Syaikhuna Muhammad Khalil Bangkalan menjadi saksi berkumpulnya para filolog dan pemerhati manuskrip nusantara dalam sebuah pameran tentang Syeikh Khalil Bangkalan. Tentu saja acara ini menjadi bagian penting untuk menggali, sekaligus menyebarkan warisan ulama-ulama terdahulu, khususnya terkait dengan ulama yang mempunyai jejaring sanad di wilayah Nusantara. Sebagai permulaan, Lora […]

    Selengkapnya »

  • Perbedaan Menjadi Rahmat; Pengalaman Difabelku *

    Perbedaan Menjadi Rahmat; Pengalaman Difabelku *

    /
    /

        Genap sebulan  saya merasakan hidup sebagai difabel, membatasi aktivitas karena tulang lengan kanan patah, sejak kecelakaan yang menyebabkan saya “difabel” itu tangan kanan saya vakum dari semua aktivitas. Alih-alih beraktivitas, menggerakkan jemari saja tidak bisa. Untunglah tangan kiri dan anggota badan lainnya sangat kooperatif menggantikan peran tangan kanan, makan, minum, pakai baju, cuci […]

    Selengkapnya »

  • AADM: Ada Apa Dengan Muharram?

    AADM: Ada Apa Dengan Muharram?

    /
    /

    Dari saking banyaknya hal yang ada dalam Muharram saya bingung memberi judul tulisan ini, akhirnya saya ingat film yang pernah hits tahun 2002, Ada Apa Dengan Cinta. Persamaannya, ada banyak rahasia dalam kisah cinta di film itu. Pun dalam bulan Muharram, ada banyak rahasia, kisah unik dan keutamaan dalam bulan Muharram. Muharram adalah satu bulan […]

    Selengkapnya »

  • Haji dan Sabu-sabu

    Haji dan Sabu-sabu

    /
    /

    “Kalau ke Makkah-Madinah hanya untuk bersenang-senang, lalu apa bedanya dengan sabu-sabu?” (Sujiwo Tejo) Kalimat itu tak sengaja saya baca saat berada di Mekah bulan Agustus 2018 lalu. Menyadarkan saya akan arti tangis ketika bus jamaah haji hendak berangkat (maklum, kami orang desa, yang memiliki kebiasaan jika hendak berangkat haji diantar oleh –hampir- seluruh penduduk desa. […]

    Selengkapnya »